Roni Pasla Imbau Warga Pekanbaru Patuhi Aturan Larangan Mudik dari Pemerintah

Mawardi Tombang
Rabu, 12 Mei 2021 09:00:00

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru- Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Roni Pasla meminta masyarakat mematuhi aturan larangan mudik yang sudah dikeluarka Gubernur Riau dan Walikota Pekanbaru.

"Jika masyarakat Pekanbaru memaksakan mudik, dikhawatirkan akan menimbulkan klaster baru di tempat yang akan ditujunya," ujarnya.

Kemudian, Roni mengatakan agar masyarakat menjadikan momen bulan suci Ramadan ini untuk dijadikan pembelajaran menahan diri. Termasuk dalam hal menahan diri untuk tidak mudik, agar penyebaran virus Covid-19 bisa dikendalikan.

"Jadikan momen bulan Ramadan ini untuk bisa bersabar, satu bulan kita sudah menahan diri kenapa tidak bisa menahan diri untuk mudik," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Riau Syamsuar menghimbau agar masyarakat Riau maupun masyarakat asal Sumatera Barat untuk tidak melakukan mudik lebaran.

Baca: Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional

Menurutnya, tujuan dari larangan pemerintah tersebut sebagai upaya untuk mengurangi angka penularan Covid-19 di Provinsi Riau.

"Harapan kami masyarakat Riau maupun masyarakat Sumatera Barat dapat mematuhi apa yang diharapkan pemerintah, dalam rangka untuk membatasi, melarang mudik. Ini semua dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19," ujar Syamsuar, Kamis, (6/5/2021).

Ia mengatakan pos perbatasan ini didirikan sesuai dengan arahan pemerintah pusat. "Melakukan peninjauan pos penyekatan daerah perbatasan antara Riau dengan Sumatera Barat. Alhamdulillah berjalan dalam keadaan aman dan lancar. Telah melaksanakan sesuai apa yang diamanahkan Menteri Perhubungan," katanya.



Lainnya
Syahrul Aidi Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Kampung Halamannya
Syahrul Aidi Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Kampung Halamannya
Kasi Kesos Rumbai Buka MTQ Kelurahan Maharani ke IV
Imam Surau di Bintan Dapat Insentif Rp 250 Ribu Perbula
Capres Amerika Ini Berencana 'Hancurkan' Amazon Google
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik