Pansus DPRD Pekanbaru Bahas Ranperda Penyediaan Sistem Air Minum

Mawardi Tombang
Rabu, 19 Juni 2019 14:00:00

Pekanbaru - Dalam rangka memberikan pelayanan ketersediaan air bersih dan sanitasi kepada masyarakat, Pemerintah Pekanbaru bersama dengan DPRD Pekanbaru mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah Penyediaan Sistim Air Minum. Pasalnya, ketersediaan air bersih untuk masyarakat Pekanbaru baru terpenuhi sebesar 7 persen.

Rapat pansus Ranperda Penyediaan Sistim Air Minum ini, dipimpin oleh Ida Yulita Susanti selaku Ketua Pansus, yang dihadiri Asisten II Setdako Pekanbaru - El Sabrina, Kepala Bappeda Pekanbaru - Ahmad, Kabag Ekonomi dan Keuangan, PDAM Pekanbaru serta PT SMI, Senin (6/5/2019). Dalam pembahasan kali ini, Tim Pansus lebih fokus kepada mekanisme pelaksanaan, sistim anggaran serta keuntungan yang didapat oleh Pemko Pekanbaru ke depan.

Pada tahun 2012 lalu, Pemerintah Provinsi Riau telah menjalankan proyek KPBU SPAM Pekanbaru - Kampar untuk memenuhi ketersediaan air bersih. Sayangnya, proyek tersebut belum berjalan maksimal karena banyak kendala yang dihadapi sehingga masyarakat tidak bisa menikmatinya.

Melalui kerjasama dengan pihak ketiga, Pemerintah Kota Pekanbaru berencana untuk menyediakan proyek air minum dan tidak lagi fokus kepada penyediaan air bersih. Untuk mendukung wacana ini, maka dibutuhkan anggaran serta Peraturan Daerah sebagai jaminan bagi pihak investor.

Guna melakukan rehab jaringan pipa PDAM, membutuhkan dana sebesar Rp 700 miliar melalui sharing dana yang antara Pemko Pekanbaru senilai Rp 90 miliar (8 tahun multiyears) dan Dinas PUPR Riau senilai Rp 100 miliar lebih. Sedangkan sisanya, akan ditanggung oleh pihak investor yang ditunjuk.

Baca: Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional

Ketua Pansus Penyediaan Air Minum DPRD Pekanbaru, Ida Yulita Susanti mengatakan, bahwa wacana untuk menyediakan air minum bagi masyarakat cukup bagus namun ada sejumlah hal yang harus dipertimbangkan. Apakah proyek ini nantinya bisa berjalan dan membuahkan hasil serta mendatangkan keuntungan bagi Pemko Pekanbaru.

"Selama ini, ketersediaan air bersih bagi masyarakat masih belum terpenuhi karena baru terlayani sekitar 7 persen. Sekarang adanya lagi wacana untuk penyediaan air minum, apakah ini akan efisien dan efektif. Apakah bisa, kerjasama ini dikolaborasikan dengan Pemprov Riau karena mereka sudah dahulu menjalankannya. Kenapa kita harus melalukannya terpisah, kan biayanya jadi lebih besar," ungkap Ida Yulita Susanti.

Nantinya, melalui Perda yang disahkan tersebut maka akan diatur terkait tarif harga air PDAM serta jaminan fiskal selama 8 tahun ke depan untuk investor. Selain itu, pelayanan kepada masyarakat menjadi perhatian serius pihak PDAM selaku operator penyedia air minum. (Galeri DPRD Pekanbaru)

Ketua Pansus menyimak penjelasan perwakilan Pemko Pekanbaru

Asisiten II Setdako, El Sabrina berikan pemaparan tentang usulan Perda

Perwakilan pejabat Pemko Pekanbaru antusias ikuti rapat pembahasan



Lainnya
Syahrul Aidi Bertemu Wamen PU, Sampaikan Kondisi Desa Balung dan Pembangunan di Aliran Sungai Kampar
Syahrul Aidi Bertemu Wamen PU, Sampaikan Kondisi Desa Balung dan Pembangunan di Aliran Sungai Kampar
Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Resmi Ditutup
Khawatirkan Cluster Baru Muncul, Satgas Covid-19 Siak A
KPK: Ada 'Cap Jempol' di Amplop 'Serangan Fajar' Bowo S
Politik
PKS Soroti Penurunan Foto Gibran di DPRD DIY, Mardani Minta Proses Politik Sesuai Aturan
PKS Soroti Penurunan Foto Gibran di DPRD DIY, Mardani Minta Proses Politik Sesuai Aturan
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta P
Polemik Ijazah Gibran Memanas, PAN, Gerindra, PKB hingg
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda