Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia

Mawardi Tombang
Senin, 17 November 2025 17:06:50
Hendry Munief saat RDP dengan Kementerian Pariwisata, Senin (17/11/2025)

KANALSUMATERA.com - Jakarta -- Saat rapat kerja dengan Menteri Pariwisata di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (17/11/2025), Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS, Hendry Munief, menekankan pentingnya penguatan sektor UMKM pariwisata dan ekonomi kreatif dalam Rapat Kerja

Ia menilai sektor UMKM memiliki peran vital sebagai penggerak ekonomi nasional dan perlu mendapatkan perhatian yang lebih strategis di dalam program-program kementerian.

Dalam pemaparannya, Hendry mengapresiasi data yang menunjukkan dominasi sektor usaha wisata di Indonesia, termasuk pertumbuhan signifikan dari tayangan film dan industri kreatif. Ia menyebut bahwa angka-angka tersebut harus menjadi perhatian serius untuk pengembangan kebijakan.

“Saya melihat dari pemaparan yang disampaikan, ada hal yang sangat jelas terlihat. Di sini ada angka 96,3 persen usaha pariwisata Indonesia. Yang kedua adalah pertumbuhan 40 persen pariwisata dari penayangan film industri kreatif,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa isu UMKM dan ekonomi kreatif sangat relevan dengan tugas Komisi VII. Namun demikian, Hendry menyoroti bahwa program-program unggulan yang disampaikan kementerian belum secara spesifik menampilkan agenda yang langsung menyentuh penguatan UMKM pariwisata. Menurutnya, celah tersebut perlu segera diisi dengan kebijakan yang lebih terarah.

"Terkait dengan program UMKM dan ekonomi kreatif secara spesifik, saya lihat belum terlihat,” tegasnya.

Untuk memperkuat arah kebijakan, Hendry kemudian menyampaikan sejumlah rekomendasi berdasarkan praktik baik dari beberapa negara Asia dalam mengembangkan UMKM pariwisata. Ia mencontohkan Thailand yang berhasil mengembangkan model one stop service untuk mempermudah perizinan dan akses dokumen bagi pelaku UMKM.

“Thailand mengembangkan one stop service, di mana pemerintah menyediakan layanan terpadu untuk UMKM pariwisata, mempermudah perizinan dan akses berbagai dokumen. Saya pikir kita perlu ada layanan khusus seperti ini,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kebijakan Vietnam yang fokus pada integrasi digital serta pemberian insentif pajak untuk mendorong adopsi teknologi dan mengurangi beban finansial UMKM.

“Vietnam memberikan integrasi digital dan tarif pajak khusus bagi UMKM pariwisata. Ini mendorong adopsi teknologi sekaligus mengurangi beban finansial,” tambahnya.

Selain itu, Hendry mengangkat contoh Malaysia yang dinilai sukses memperkuat pariwisata halal melalui sertifikasi halal yang dijalankan secara masif. Menurutnya, langkah tersebut terbukti menarik minat wisatawan Muslim dari berbagai negara.

“Malaysia menggalakkan sertifikasi halal secara masif untuk produk dan layanan pariwisata. Saya melihat sendiri di bandara Malaysia banyak wisatawan Muslim dari negara-negara Arab yang datang,” ungkapnya.

Hendry juga mendorong adanya kebijakan pembiayaan, kemitraan, dan keberlanjutan bagi UMKM pariwisata, termasuk integrasi data dan skema pendanaan kolaboratif bagi desa wisata. Ia menilai perlunya sinergi antara APBN, APBD, dan CSR untuk memperkuat infrastruktur dan pengelolaan desa wisata.

“Perlu kita pikirkan dukungan pembiayaan, kemitraan, dan keberlanjutan untuk UMKM. Kita bisa kolaborasikan APBN, APBD, dan CSR untuk dana matching desa wisata, termasuk infrastruktur pengelolaan sampah dan manajemen desa wisata,” ucapnya.

Lainnya
PWI Kampar Gandeng Anggota DPR RI Laksanakan Pelatihan Jurnalistik
PWI Kampar Gandeng Anggota DPR RI Laksanakan Pelatihan Jurnalistik
DPRD Pekanbaru Gelar Sidang Paripurna Terkait Perlindun
Indo Barometer Nilai Sandiaga Uno Berpotensi Jadi Mente
Hindari Hukum Rajam, Komunitas LGBT Kabur dari Brunei
Hukum
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak: Nilai Tunggakan Capai Rp 224,6 M
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak: Nilai Tunggakan Capai Rp 224,6 M
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerj
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Politik
Kemah Bela Negara PKS Riau: Mengokohkan Akar Kebangsaan dari Hutan Kampar
Kemah Bela Negara PKS Riau: Mengokohkan Akar Kebangsaan dari Hutan Kampar
PKS Kampar Laksanakan Konsolidasi dan Penyerahan SK DPC
Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi