Bapemperda DPRD Pekanbaru Bahas Ranperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kota Pekanbaru

Mawardi Tombang
Senin, 11 November 2019 12:17:32

PEKANBARU - Besarnya potensi bidang kepariwisataan di Kota Pekanbaru memberi inisiatif kepada Pemko dan DPRD Pekanbaru untuk merancang sebuah Perda tentang pengembangan kepariwisataan Kota Pekanbaru. Dalam rangka menggesa pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Induk Pembangunan (RIP) Kepariwisataan Kota Pekanbaru tersebut, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Pekanbaru mengundang sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemko Pekanbaru, Selasa (29/10/2019).

Pasalnya, Kota Pekanbaru masih belum memiliki rencana induk tentang kepariwisataan meski PAD yang dihasilkan dari sektor pariwisata jumlahnya cukup besar.

Rapat dengar pendapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Bapemperda DPRD Pekanbaru Zulfahmi, serta dihadiri oleh sejumlah anggota Bapemperda seperti Ida Yulita Susanti, Zainal Arifin, M Isa Lahamid, Sabarudi dan Indra Sukma. Selain itu juga hadir sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemko Pekanbaru seperti Kadis Pariwisata Pekanbaru Nurfaisal, Kepala Kantor Satpol PP Pekanbaru Agus Pramono, Kepala Kesbangpol Pekanbaru Muhammad Yusuf serta perwakilan dari Bagian Hukum Setdako Pekanbaru.

Ketua Badan Program Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Pekanbaru, Zulfahmi mengatakan, pasca dibentuknya alat kelengkapan dewan kini sejumlah kegiatan sudah bisa dilaksanakan termasuk pembahasan sejumlah ajuan Ranperda dari Pemko Pekanbaru. Untuk hari ini, ada 2 ajuan Ranperda yang mulai diekspose dan dibahas bersama sejumlah OPD terkait.

"Ada 22 usulan Ranperda yang masuk dari Pemko Pekanbaru, salah satunya adalah Ranperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Pekanbaru. Kita akan bahas dulu di Bapemperda untuk kemudian diserahkan kepada Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Pekanbaru untuk dibentuk panita khusus atau tidak. Tadi kita sudah mendengarkan paparan awal dari Dinas Pariwisata Pekanbaru, terkait rencana induk pengembangan kepariwisataan di Pekanbaru ke depan," ungkap Zulfhami, Selasa (29/10/2019).

Baca: Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pekanbaru, Nurfaisal mengatakan, sektor pariwisata menyumbangkan PAD terbesar untuk Kota Pekanbaru. Bahkan PAD dari sektor pariwisata Pekanbaru, merupakan peringkat terbaik se Sumatera sejak 3 tahun terakhir.

"Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Pekanbaru, pada tahun 2017 lalu sektor pariwisata menyumbangkan PAD sebesar Rp 122 miliar, tahun 2018 sebesar Rp 144 miliar dan tahun 2019 berjumlah Rp 148 miliar. Di Sumatera, PAD dari sektor pariwisata kita terbaik dan terbesar, bahkan hampir mengimbangi PAD sektor pariwisata dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Ini merupakan sebuah potensi yang harus dikembangkan dan dikelola dengan baik, sementara kita belum memiliki rencana induk pengembangan kepariwisataan," ungkap Nurfaisal.

Selain membahas Ranperda Rencana Induk Pengembangan Kepariwisataan, Bapemperda DPRD Pekanbaru juga membahas Ranperda Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat agar nanti tidak saling berbenturan satu sama lain. Diharapkan, setiap Perda yang dihasilkan bisa bermanfaat bagi masyarakat.*

Danau Bandar Khayangan

Para anggota DPRD Pekanbaru

Para anggota DPRD Pekanbaru

Walikota Pekanbaru saat mengekspose potensi danau bandar khayangan ke Menteri Pariwisata beberapa waktu lalu

Para anggota DPRD Pekanbaru

Para anggota DPRD Pekanbaru

OPD terkait sebagai mitra DPRD Pekanbaru juga dilibatkan dalam perancangan Ranperda ini



Lainnya
Pemko Pekanbaru Minta Agar ASN Tingkatkan Kedisiplinan
Pemko Pekanbaru Minta Agar ASN Tingkatkan Kedisiplinan
Pasukan Kuning PUPR Pekanbaru Minta Kerjasama Warga Den
Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN Riau Siaga Amankan Pas
Berani, Dispora Aceh Batalkan Pemenang Tender Proyek
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hukum
Kasus Chromebook, Hukuman Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun Penjara
Kasus Chromebook, Hukuman Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun Penjara
Tiga Hakim MK Soroti Verifikasi Syarat Pendidikan Gibra
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas
Nasional
Puluhan Ribu Buruh Konvoi Motor Padati Jalan Sudirman, Lalu Lintas Jakarta Direkayasa
Puluhan Ribu Buruh Konvoi Motor Padati Jalan Sudirman, Lalu Lintas Jakarta Direkayasa
Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul Dekat Anak Krakatau, I
Ombudsman Dua Kali Ditolak Sidak Lapas Cibinong, Temuka
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Politik
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh dari PDIP dan Golkar
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh dari PDIP dan Golkar
Bawaslu Kampar Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Pa
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fr
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D