Pasca Lebaran Harga Bahan Pokok Naik, DPRD Pekanbaru Panggil Disperindag

Mawardi Tombang
Minggu, 23 Mei 2021 09:00:00

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru- Pasca lebaran Idul Fitri 1442 H harga bahan pokok mengalami lonjakan. Untuk itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Fathullah akan segera memanggil Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Pekanbaru.

"In syaa Allah, Senin akan kita panggil Disperindag untuk menstabilkan harga-harga bahan pokok yang ada di Pekanbaru. Terutama harga cabe, daging, dan juga ayam yang luar biasa naiknya sekarang," ujarnya.

Kemudian, Fathullah mengatakan, saat hearing atau Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Disperindag nantinya, pihaknya berkomitmen akan bekerja sama dengan Disperindag Kota Pekanbaru untuk membenahi harga bahan pokok yang melonjak naik. Salah satunya kata dia, dengan mengadakan pasar murah.

"Jadi kita mengadakan pasar murah di Pekanbaru supaya harga barang-barang pokok itu akan menjadi stabil lagi," ujarnya.

Baca: Pembangunan Pasar Induk Tak Kunjung Rampung, Ini Masalahnya

Sebelumnya diberitakan, masih dalam suasana lebaran idul fitri 1442 Hijriyah kali ini, beberapa harga bahan pokok masih mengalami kenaikan. Hal ini seperti pantaun RIAUONLINE.CO.ID di pasar Selasa Panam, Selasa, 18 Mei 2021. Salah satu bahan pangan yang mengalami kenaikan signifikan adalah cabe rawit.

"Cabe rawit naik. ¼ kilonya yang ini 8 ribu, yang rawit ini 9 ribu. Emang dari sananya kak, bukan kami yang ngambil untung besar," jelas Inur sambil menunjuk dua cabe rawit. Untuk cabe hijau sendiri, ¼ kilonya dibandrol dengan harga Rp.6000.

Diketahui, harga bawang merah sendiri, untuk ukuran besar, ¼ kilonya Rp.6000, sedangkan ukuran sedang Rp.5000. Harga bahan pangan berupa tahu dan tempe tidak mengalami kenaikan. Untuk tahu dibandrol dari harga Rp 2000 hingga Rp 5000 tergantung banyaknya jumlah tahu yang diambil.

Sedangkan harga tempe, jika mengambil tempe berukuran kecil, maka harganya Rp 2000, sedangkan yang berukuran besar seharga Rp 3000. Untuk jenis sayuran seperti bayam, kangkung, harga disetiap penjual beragam. Ada yang menjual Rp. 3000/ikat dan jika mengambil dua ikat, maka dibandrol dengan harga Rp 5000.

Baca: Sabarudi: Tindak Tegas Rumah Makan yang Buka Selama Jam Puasa

Selain itu, ada juga penjual sayur yang menjual tiga ikat dengan harga Rp 5000. Untuk harga telur juga mengalami kenaikan. Biasanya telur berukuran kecil bisa dibandrol dengan harga Rp 19.000, tapi saat ini harganya sudah Rp.20.000. Harga telur beragam, tergantung besar telurnya mulai dari harga Rp.20.000 hingga Rp.23.000.

“Ayam ukuran besar perkilonya Rp 33 ribu dek. Yang ukuran kecil, Rp 35 ribu,” ujar Andi yang tengah sibuk memotong ayam jualannya.

Untuk harga ikan nila, perkilonya Rp 25 ribu. “Serba mahal, apalagi pandemi gini. Kalau nggak dibeli, nggak makan pula,” pungkas Neneng yang merupakan salah seorang pembeli.

Terkait
DPRD Pekanbaru Desak Satpol PP Tertibkan Payung Ceper di Satadion Utama Riau
DPRD Pekanbaru Desak Satpol PP Tertibkan Payung Ceper di Satadion Utama Riau
Sekdaprov dan Ketua DPRD Pekanbaru Hadiri Daurah Marhal
Komisi II DPRD Pekanbaru Temukan Ribuan Botol Miras Ked
BBM Makin Langka, DPRD Pekanbaru Panggil Pertamina dan
Lainnya
Warga Pulau di Lingga Kesulitan Air Bersih, Sui Hiok Minta Dinas PU Cari Solusi
Warga Pulau di Lingga Kesulitan Air Bersih, Sui Hiok Minta Dinas PU Cari Solusi
Jaksa dan Hakim Istimewakan Amat Tantoso
Terdakwa Korupsi PLTU Riau-1 Divonis 6 Tahun Penjara
Israel Bunuh 56 Anak Palestina Sepanjang Tahun 2018
Hukum
Repdem Kampar Laporkan Dugaan Pemalsuan Data Penerima BLT di Desa Ganting Salo
Repdem Kampar Laporkan Dugaan Pemalsuan Data Penerima BLT di Desa Ganting Salo
Tiga Petugas KPK Gadungan Ditangkap di Pulau Nias, Tero
MM Minta Keadilan ke Polda Riau Tangkap Pelaku Pembunuh
Kriminal
Lawan Terorisme, Indonesia Dapat Tiru Konsep CTAP Selandia Baru
Lawan Terorisme, Indonesia Dapat Tiru Konsep CTAP Selandia Baru
Bom Bunuh Diri di Makasar, Pelaku Pasangan Suami Istri
Polresta Pekanbaru Berhasil Tangkap Tahanan Narkoba Yan
Ekonomi
Pemko Batam Vaksin 1.300 Karyawan Nagoya Hill Shopping Mall
Pemko Batam Vaksin 1.300 Karyawan Nagoya Hill Shopping Mall
Jalin Kolaborasi Dengan DPMPTSP Kampar, HIPMI Ajukan Mo
Catet.. Cek Saldo dan Tarik Tunai di ATM Link Dikenakan
Leisure
Sukses di Butik dan Make Up, Fifi dan Budhitama Rambah Dunia Kuliner, Hadirkan Street Boba Pekanbaru
Sukses di Butik dan Make Up, Fifi dan Budhitama Rambah Dunia Kuliner, Hadirkan Street Boba Pekanbaru
Dorong Tumbuhnya Pariwisata Batam, Disbudpar Batam Gela
Demi Dibukanya Pariwisata Kepri, 30 Ribu Pelaku Parekra
Nasional
Syahrul Aidi: Pemerintah Harus Tinjau Semua Lahan Warga yang Dikonversi Jadi Hutan
Syahrul Aidi: Pemerintah Harus Tinjau Semua Lahan Warga yang Dikonversi Jadi Hutan
Hikmah Anak Kuntu yang Viral, Syahrul Aidi Minta Pengus
Syahrul Aidi Perjuangkan Kesejahteraan Pesantren di Sen
Viral
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Warga Besitang Meninggal Dalam Kamar Hotel Budi Baru, D
Budaya
Museum Batam Raja Ali Haji Distandarisasi, Kemendikbud: Jangan Asal Taruh Barang Saja
Museum Batam Raja Ali Haji Distandarisasi, Kemendikbud: Jangan Asal Taruh Barang Saja
Gubernur Sumsel Optimis Kain Khas Sumsel Tembus Pasar N
Aksi Tari Losung Desa Ranah Sungkai Kampar Pukau Pengun