Gencarkan Program Pelalawan Sehat, Pemkab Pelalawan Kembangkan Berbagai Program Unggulan

Mawardi Tombang
Kamis, 1 Agustus 2019 09:03:10
Bupati Pelalawan saat meninjau bulan kesehatan pelajar Pelalawan

PANGKALAN KERINCI - Untuk menjalankan visi misi sang bupati, salah satunya di bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan serius mengelola investasi bidang kesehatan selama ini. Pemkab Pelalawan di bawah kepemimpinan HM Harris telah mencanangkan program Pelalawan Sehat. Berkat Pelalawan Sehat, Pemkab Pelalawan telah memiliki 14 Puskesmas di 12 kecamatan, 40 Puskesmas Pembantu (Pustu), 93 Poskesdes dan 1 RSUD yakni BLUD RSUD Selasih.

Program Pelalawan Sehat ini merupakan satu dari tujuh program strategis yang menjadi program andalan Pemkab Pelalawan dan telah mulai dicanangkan sejak 2010 lalu, tepatnya pada periode pertama pemerintahan Bupati Pelalawan HM Harris. Sedangkan Program Pelalawan Sehat sendiri adalah suatu upaya intensif menciptakan kondisi sehat masyarakat dan lingkungan, yakni dengan meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan, memberikan pelayanan gratis bagi seluruh penduduk di Puskesmas, serta memberikan jaminan layanan rujukan gratis bagi penduduk miskin dan mendekati miskin, dan menghidupkan kembali budaya gotong royong penyehatan lingkungan. Dan program Pelalawan Sehat ini juga telah sejalan dengan Program Pemerintah Pusat yakni Program Indonesia Sehat.

Bupati Pelalawan, HM Harris

Kepada Riauair, Bupati Pelalawan HM Harris didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan H Asril SKM MKes mengatakan, bahwa program Pelalawan Sehat merupakan upaya untuk menciptakan kondisi sehat di daerah ini yang dimulai dari sehat lingkungan dan kemudian mewujudkan sehat individual penduduk. Selain itu, Program Pelalawan Sehat ini juga sebagai upaya untuk memperkuat prakarsa masyarakat dan menghidupkan kembali budaya gotong royong dalam membersihkan lingkungan pemukiman serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Pada sisi kesehatan individual, Pemerintah Kabupaten Pelalawan terus meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan serta memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin yang memperkuat program kesehatan nasional. Dampak yang dirasakan yaitu berkurangnya angka kesakitan, berkurangnya endemi penyakit menular dan meningkatnya umur harapan hidup masyarakat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dan tentunya, Program Pelalawan Sehat yang telah digagasnya ini, tidak hanya menjadi slogan semata. Dimana Program tersebut terus diaplikasikan dengan berbagai kegiatan pembangunan khususnya bidang kesehatan.

" Ya Alhamdulillah, pencapaian program Pelalawan Sehat, sejak tahun 2012 lalu hingga tahun 2019 ini, kita nilai telah berhasil. Dimana saat ini, masyarakat di Negeri yang memiliki motto Tuah Negeri Seiya Sekata ini, tidak lagi mengalami kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan karena telah dibiayai oleh Pemerintah. Dan pelayanan kesehatan ini dilakukan secara merata baik di wilayah kecamatan maupun desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Pelalawan. Dimana seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tidak bisa berobat, karena seluruh puskesmas akan melayani. Bahkan, jika masyarakat yang sedang dalam kondisi sakit dan tidak lagi sanggup untuk datang ke puskesmas, maka petugas akan mendatanginya," terang Bupati Pelalawan HM Harris.

Diungkapkan mantan Ketua DPRD Pelalawan dua periode ini, bahwa program Pelalawan Sehat ini telah mencapai peningkatan yang signifikan. Ini terjadi karena Pemkab Pelalawan tidak henti-hentinya memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal. Apalagi Program Pelalawan Sehat ini, juga dibarengi dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kesehatannya, sehingga keinginan untuk menjadikan masyarakat sehat dengan kualitas dari tenaga kesehatan yang profesional dapat tercapai maksimal.

"Jadi, Program Pelalawan Sehat, memang dinilai telah berhasil dalam aplikasinya. Dimana dengan adanya Pelalawan Sehat, masyarakat pun menjadi terbiasa bergotong royong membersihkan lingkungannya, sehingga tercipta masyarakat yang sehat dan lingkungan yang sehat. Pasalnya, masyarakat yang sehat adalah modal dasar dalam membangun suatu daerah. Untuk itu, kita berharap agar upaya Pemkab Pelalawan ini harus didukung oleh peran aktif seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pelalawan, sehingga visi Inovasi Menuju Pelalawan Emas (Ekonomi Mandiri, Aman dan Sejahtera) dapat tercapai dengan maksimal," bebernya seraya menyebutkan saat ini, berkat Pelalawan Sehat, Pemkab Pelalawan telah memiliki 14 Puskesmas di 12 kecamatan, 40 Puskesmas Pembantu (Pustu), 93 Poskesdes dan 1 RSUD yakni BLUD RSUD Selasih.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan H Asril SKM MKes menambahkan, bahwa melalui program Pelalawan Sehat, maka peningkatan derajat kesehatan masyarakat dalam rangka peningkatan kualitas sumberdaya manusia di Kabupaten Pelalawan terus dimaksimalkan. Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui pengembangan Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Kabupaten Pelalawan. Program Jamkesda Kabupaten Pelalawan dimulai sejak tahun 2011 dan terus berkembang sampai sekarang. Dimulainya Jamkesda di daerah ini kemudian dikuatkan melalui Peraturan Bupati Pelalawan Nomor 09 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dan Perbup Nomor 08 Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Jamkesda Kabupaten Pelalawan. Di samping itu, tentang sistem jaminan sosial nasional juga menetapkan bahwa setiap individu dan semua warga Negara berhak mendapatkan pelayanan kesehatan termasuk masyarakat miskin.

"Dan ini tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 H ayat 1, Undang-Undang 40/2004 tentang Sistim Jaminan Sosial Nasional (SJSN), Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Undang-Undang Nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)," sebutnya.

Mantan Kabid P2PL Dinas Kesehatan Pelalawan ini menjelaskan, bahwa selama ini Jamkesda Kabupaten Pelalawan menjamin seluruh masyarakat di daerah ini. Tujuannya adalah memberikan jaminan pemeliharaan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Pelalawan untuk hidup sehat sebagai investasi dalam pembangunan di segala bidang. Di samping itu juga tujuannya yakni meningkatnya akses dan mutu pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat umum di kabupaten pelalawan agar tercapai derajat kesehatan yang optimal secara efektif dan efisien.

"Sedangkan tujuan khususnya sendiri adalah mendorong peningkatan pelayanan kesehatan yang terstandar bagi peserta, tidak berlebihan sehingga terkendali mutu dan biayanya," katanya.

Lanjut mantan Kepala Puskemasmas Langgam ini, bahwa di Jamkesda ini tidak akan berjalan dengan lancar apabila tidak di tunjang oleh tenaga medis yang cukup di 14 Puskesmas yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Pelalawan. Untuk itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan saat ini telah memiliki tenaga Medis yang telah diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 481 orang, Tenaga Honorer 407 orang, Tenaga Honor Provinsi 10 orang dan PTT Pusat 115 orang. Dari keseluruhan tenaga medis yang tersebar di seluruh Puskesmas tersebut, terinci Dokter umum sebanyak 54 orang, Dokter Gigi 191 orang, Bidan 300 orang, perawat 184 orang Tenaga Teknis 149 orang serta Tenaga Kesehatan 196 orang.

"Jadi, Jamkesda Kabupaten Pelalawan ini menjamin seluruh pemeliharaan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Pelalawan untuk hidup sehat sebagai investasi dalam pembangunan di segala bidang seperti yang termaktub dalam Program Pelalawan Sehat. Untuk itu, melalui Program Pelalawan Sehat ini, maka kita akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik, maksimal dan profesional kepada masyarakat Kabupaten Pelalawan. Sehingga kemajuan pembangunan bidang kesehatan di Negeri Amanah ini, dapat tercapai dengan optimal," tutupnya. (Adv Pemkab Pelalawan)

Lainnya
Harga Pinang di Riau Turun Pekan Ini, Cuma Rp6.140 per Kg
Harga Pinang di Riau Turun Pekan Ini, Cuma Rp6.140 per Kg
LKPD di Sampaikan Awal Waktu, Bupati Alfedri Harap WTP
Covid-19 Belum Bisa Diprediksi Kapan Berakhir, Satgas:
Pilkada Kepri 2020: Soerya dan Isdianto Berseberangan?
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Daerah
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya