DPRD Pekanbaru: Tindak Oknum Petugas Pembeking Prostitusi di Jondul

Mawardi Tombang
Sabtu, 10 April 2021 09:00:00

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru- Pemberantasan prostitusi dan lokalisasi Jundul oleh petugas Satpol Pamong Praja, tidak berjalan dengan baik. Sudah dua kali surat teguran diantarkan, dan tidak ada progres juga. Diduga adanya oknum petugas yang membekingnya.

Terkait hal itu, Anggota DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Sabarudi, meminta oknum tersebut agar dapat ditindaklanjuti dan diproses, dengan acuan harus terbukti.

"Kita belum tahu apa itu benar atau tidak, tapi kalau memang ada bukti dan terbukti itu harus ditindak," kata Sabarudi, Sabtu (10/4/2021).

Bagaimanapun juga, para pejabat tidak boleh menyalahgunakan fungsi jabatannya. Apalagi, Satpol PP yang merupakan aparat penegak peraturan, bukan menjadi benteng bagi yang melanggar peraturan.

Baca: Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional

"Gak boleh ada yang menyalahgunakan fungsinya, fungsinya penegak peraturan daerah, harus bekerja sesuai dengan aturan mereka. Kalau memang sudah melenceng itu harus ditindak dan diproses sesuai dengan sistem aparatur negara," jelas Sabarudi.

Diketahui, adanya dugaan oknum yang melindungi tempat pelacuran di Kota Bertuah itu juga dibenarkan oleh Kasatpol PP Pekanbaru Iwan Simatupang, dia juga mendapat informasi bahwa anak buahnya meminta setoran namun belum dapat informasi detail terkait siapa anak buahnya itu.

Selain itu, dugaan adanya pembeking juga sudah ditanggapi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru M Jamil. Ditegaskannya agar Kasatpol PP Pekanbaru untuk memanggil oknum bersangkutan agar diberi sangsi.



Lainnya
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Tahun ini, Bapenda Pekanbaru Optimis Target PAD Pajak T
Sriwijaya Air SJ182 Jatuh, Ditpolairud Polri Kerahkan 5
Perusahaan Spanyol Garap Cadangan Gas Baru di Blok Saka
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hukum
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata Sempat Menganggur
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata Sempat Menganggur
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket