DPRD Pekanbaru Minta Tim Satgas Covid-19 Bantu Pelaku UMKM

Mawardi Tombang
Minggu, 25 April 2021 09:00:00

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru- Razia protokol kesehatan (prokes) yang dilakukan tim gabungan Tim Satgas Covid-19 Pekanbaru, mendapat apresiasi dari legislator di Gedung Payung Sekaki DPRD Pekanbaru.

Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru H Fathullah SH MH menyampaikan, dari hasil razia tersebut, harus mendapat pelajaran berharga bagi masyarakat.

Terutama masyarakat yang masih kurang kesadarannya, berkerumun di malam hari.

"Dari beberapa kali razia Prokes di malam hari, sudah ada perubahan. Masyarakat tidak banyak berkerumun lagi. Kita harapkan ini kontineu dilakukan tim Satgas Covid 19," ujar Fathullah, Minggu (25/4/2021).

Baca: Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional

Yang lebih penting lagi, dalam razia yang digelar Satgas Covid-19, tidak hanya sekadar seremonial belaka.

Tapi mampu mensosialisasikan pentingnya dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19. Sehingga angka penyebaran virus ini, bisa makin turun setiap harinya.

Diakui Politisi Partai Gerindra ini, razia Prokes tersebut, jangan sampai membuat pelaku UMKM, seperti pedagang menutup tempat usahanya.

Tapi lebih kepada memberikan pengertian, agar semua pedagang yang membuka usahanya, terutama di malam hari, melaksanakan Prokes. Bahkan jangan sampai ada kerumunan di tempat usahanya.

"Termasuk di antaranya menjalankan aturan Prokes, mengenai batas waktu tempat usaha buka di malam hari. Karena ekonomi masyarakat yang lagi terpuruk, harus juga dibangkitkan. Masyarakat saat ini susah, jangan sampai tim Satgas membuat lebih susah," ujarnya.

Kemudian, Fathullah juga menyampaikan, razia Prokes ini baru bisa dikatakan berhasil, apabila kesadaran masyarakat tinggi, serta patuh untuk tidak berkerumun.

"Mari sama-sama kita dorong dan bantu ekonomi masyarakat yang sedang susah, namun tetap dengan mematuhi aturan," ajak Fathullah.



Lainnya
Fahmil bersama Syahrul Aidi Berbagi Berkah Ramadhan dengan Komunitas Becak di Bangkinang
Fahmil bersama Syahrul Aidi Berbagi Berkah Ramadhan dengan Komunitas Becak di Bangkinang
Pangdam I/Bukit Barisan Kunjungan Kerja ke Kampar, Mint
Saat Pelantikan Pengurus IPMKK, Syahrul Aidi Maazat Ber
Labuhanhaji Gelar Karnaval Pawai Adat Meriahkan HUT RI
Pendidikan
Dewan Pendidikan Bengkalis Apresiasi Lomba Cerdas Cermat SD di Bantan
Dewan Pendidikan Bengkalis Apresiasi Lomba Cerdas Cermat SD di Bantan
80 Sekolah di Rohil Terima Revitalisasi, Disdikbud Tega
Wisuda Umri ke-31 Tahun 2026, 1.351 Lulusan Dikukuhkan,
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hukum
KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai Kudus, Usut Penyidikan Baru
KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai Kudus, Usut Penyidikan Baru
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH,
Jokowi Pilih Pengadilan untuk Uji Polemik Ijazah, PSI T
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan