DPRD Kota Pekanbaru Ingatkan Penertiban Jondul Jangan Tebang Pilih

Mawardi Tombang
Selasa, 20 April 2021 09:00:00

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru- Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Pekanbaru diminta untuk tidak tebang pilih dalam menertibkan tempat prostitusi yang ada di Kota Pekanbaru, salah satunya Jondul.

Razia-razia yang sering dilakukan aparat penegak Peraturan Daerah (Perda) Kota Pekanbaru itu tidak memberikan efek begitu kuat. Misalnya, hari ini dirazia besok akan beroperasi lagi begitu seterusnya.

Keberadaan Jondul ini dinilai bertentangan dan mencederai nilai dan norma dan tidak sesuai dengan visi misi Kota Pekanbaru yang Smart City Madani.

Salah satu cara ialah dengan membumihanguskan lokalisasi Jondul ini. Dan hal ini pun sempat dicanangkan oleh Satpol-PP Pekanbaru, sudah dua kali surat teguran dilayangkan kepada pemilik rumah di Jondul namun aksi tersebut terlihat stagnan.

Baca: Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional

Ketua DPRD Kota Pekanbaru Hamdani, Selasa (20/4), meminta ketegasan dan keseriusan dari Satpol-PP Pekanbaru dalam pemberantasan lokalisasi Jondul ini.

"Ini sangat mencederai visi misi Kota Pekanbaru yang Smart City Madani. Intinya harus tegas, langsung (tutup) kalau memang ada pelanggaran," tegas Hamdani.

Hal yang senada juga diungkapkan oleh anggota DPRD Pekanbaru Dapil III Muhammad Sabarudi juga meminta ketegasan dari Satpol-PP Kota Pekanbaru dalam hal ini.

"Kalau memang sudah melanggar aturan dan meresahkan masyarakat, ya harus ditindaklanjuti," jelasnya.

Kota Pekanbaru sudah pernah berhasil menutup lokalisasi Teleju sebelumnya, dan tidak hal yang tidak mungkin untuk melakukan hal yang sama terhadap lokalisasi Jondul.

"Kita pernah berjuang menutup Teleju, dan bisa juga ke tempat lokalisasi lainnya, Jondul misalnya. Jangan sampai ada praktek prostitusi," ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru mengamankan 11 orang dari pemukiman Jondul lama, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Jumat (16/4/2021).

Dari 11 orang yang diamankan itu, 10 orang berjenis kelamin wanita berprofesi sebagai terapis pijat dan satu orang lagi berjenis kelamin Laki-laki mengaku bekerja sebagai petugas jaga di salah satu perumahan yang membuka aktivitas panti pijat tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru, Iwan Simatupang, mengatakan, giat yang digelar dalam rangka menindaklanjuti Instruksi wali kota terkait pengawasan ke tempat-tempat hiburan. Kemudian lokasi yang juga di dalam instruksi memang harus tutup selama Ramadhan 1442 H.

Dari hasil pengawasan malam itu, Kasatpol yang juga didampingi Kepala Bidang Penegakkan Perundang-Undangan Daerah (PPUD) Fakhrudin, mengatakan, semua tempat hiburan malam tutup.

Dari 38 rumah yang diduga dijadikan sebagai tempat prostitusi terselubung berkedok panti pijat, 30 diantaranya sudah tutup berdasarkan pengawasan malam ini.



Lainnya
28 BPR-BPRS se-Riau Ramaikan Perbarindo Cup 2026, Adu Sportivitas dan Perkuat Silaturahmi
28 BPR-BPRS se-Riau Ramaikan Perbarindo Cup 2026, Adu Sportivitas dan Perkuat Silaturahmi
Buka Pembekalan Adat, Bupati Rohil Ajak Calon Penghulu
Laporan PBB: Muslim Rohingya Paling Teraniaya Saat ini,
Jelang City vs Liverpool, Punggawa The Citizens Akui Ra
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Politik
Hakim MK Soroti Perbedaan Verifikasi Ijazah KPU di Pilkada dan Pilpres
Hakim MK Soroti Perbedaan Verifikasi Ijazah KPU di Pilkada dan Pilpres
PKS Tanggapi Elektabilitas 3,3 Persen, Sebut Hasil Surv
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hukum
Kasus Chromebook, Hukuman Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun Penjara
Kasus Chromebook, Hukuman Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun Penjara
Tiga Hakim MK Soroti Verifikasi Syarat Pendidikan Gibra
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Pendidikan
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Prabowo Bentuk Tim Khusus Pendidikan Gratis, Pratikno P
Prabowo Izinkan Dana BOS Dipakai Bayar Gaji Guru Non-AS