Tenaga Medis Covid-19 Pekanbaru Belum Gajian, Sabarudi: Jangan Sampai Mogok Kerja!
KANALSUMATERA.com -Pekanbaru- Tenaga medis yang hari-harinya dihabiskan untuk mengurusi Pasien Covid-19 yang bertugas di Rusunawa Rejosari belum menerima gaji dari bulan Januari lalu.
Diketahui, 15 orang tenaga kontrak itu terdiri dari berbagai jenis profesi, mulai dari dokter, perawat, supir, hingga cleaning service.
Terkait Permasalahan tersebut, Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru harus sadar bahwa para tenaga medis ini adalah garda terdepan dalam menangani pandemi Covid-19.
"Jangan sampai hal-hal seperti ini tidak ada solusi, ini harus ada solusi. Karena bagaimanapun ini akan berimbas kepada pemikiran mereka, performa akan terganggu. Dan dikhawatirkan nanti akan menurunkan kualitas kerja dan jangan sampai mogok kerja," kata Sabar, Ahad (11/4/2021).
Lanjut Sabarudi, tidak ada alasan bagi Pemko Pekanbaru untuk tidak memberikan gaji untuk para tenaga medis ini. Terlebih lagi gaji untuk para tenaga medis ini adalah bersifat darurat.
"Mereka harus diperhatikan, karena mereka adalah garda terdepan," tegasnya.
Sebelumnya, di beritakan gaji dokter sebesar Rp7,5 juta perbulan, Gaji perawat S1 ners Rp3,5 juta perbulan, perawat D3 Rp2,75 juta perbulan, cleaning servis Rp72 ribu perhari, dan gaji driver Rp78 ribu perhari.
