Pengelolaan Sampah Kota Pekanbaru Makin Baik, Lampaui Target Nasional

Mawardi Tombang
Rabu, 28 Juli 2021 09:00:00

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Persoalan sampah saat ini di Kota Pekanbaru sudah mulai terselesaikan satu persatu. Dapat kita ketahui beberapa waktu lalu pemasalahan sampah dikota Pekanbaru sempat viral. Dikarenakan adanya penumpukan sampah dimana-mana.

Untuk menyelesaikan permasalahan sampah tersebut, sesuai intruksi Walikota pekanbaru, DR H Firdaus MT melalui Sekdako, Muhammad Jamil.

Walikota Pekanbaru, Dr. Firdaus, S.T., M.T bersama Kepala Dinas DLHK kota Pekanbaru dan jajarannya meninjau dan melakukan pendataan TPA Muara Fajar untuk mulai membangun konsep sanitary landfill.

Baca: DPRD Minta Pemko Pekanbaru Cepat Tanggap Bantu Korban Banjir

Menurut Plt Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Marzuki, berdasarkan data di Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), pengelolan sampah yang dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terbilang baik.

"Jika dibandingkan dengan Kota Medan dengan persentase sampah yang tidak terkelola sebesar 37,10 persen, Kota Pekanbaru terbilang bagus, dengan sampah yang tidak terkelola atau tidak terangkut ke tempat pembuangan sampah hanya sebesar 5,32 persen," jelas Marzuki baru-baru ini.

Selain juga pengelolaan sampah atau pengurangan sampah di Pekanbaru juga melampaui target nasional. "Jika nasional baru terealisasi 16,12 persen, namun Pekanbaru sudah 23,14 persen," terang Marzuki.

Sementara sampah yang tidak terkelola atau yang tidak terangkut oleh DLHK Kota Pekanbaru, untuk tahun 2020 hanya 5,32 persen yang berserakan. Dengan demikian, berdasarkan data yang ada di sistem informasi pengelolaan sampah nasional, dikatakan Marzuki, pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru oleh pemerintah sudah terbilang bagus.

Sementara itu, Kabid pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) kota Pekanbaru, Hendra Afriadi maka Langkah cepat menyelesaikan Tempat pembuangan akhir (TPA) Muara Fajar. Karena sebelumnya Sampah di TPA dalam keadaan menggunung sehingga pembongkaran sampah di TPA terkendala dan antrian panjang terjadi.

Baca: Terkait Banjir, Robin Eduar Minta Pemko Bersihkan Anak Sungai Hingga Drainase

DLHK Kota Pekanbaru akan fokus benahi TPA Muara Fajar. Instansi itu juga menargetkan Pekanbaru kembali meraih piala Adipura.

"Fokus pembuangan sampah semestinya terkoneksi dengan baik dari hulu menuju hilir. Kita upayakan pembenahan secara terpadu agar pembuangan sampah di hilir tidak lagi terkendala seperti sebelumnya. Salah satunya fokus membenahi TPA di Muara Fajar," kata Hendra.

Fokus penanganan TPA Muara Fajar ada beberapa tahapan yang kita kerjakan, seperti pembuatan jalan operasi di atas sel sampah, perbaikan saluran lindi yang tersumbat, pembentukan lereng sampah dekat bangunan penunjang, penutupan tanah di atas lereng sampah yang terbentuk.

Petugas kebersihan mengangkut tumpukan sampah

Baca: Sabarudi: Tindak Tegas Rumah Makan yang Buka Selama Jam Puasa

Kemudian penanaman rumput di atas tanah penutup, pemasangan pipa gas, meratakan timbunan sampah yang sudah menggunung, pengerukan lumpur di bak anaerobik di IPL, perbaikan jembatan timbang dan perbaikan pagar.

Untuk Pembuatan Jalan Operasi di atas sel sampah, DLHK membutuhkan dua model alat berat yakni Excavator dan Bulldozer. Excavator itu untuk memindahkan sampah dengan jarak paling pendek serta menggunakan lengannya untuk jarak yang panjang.

"Serta Buldozer untuk memindahkan dan meratakan sampah dengan jarak sekitar 20 m," kata Hendra.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa sesuai dengan intruksi Walikota Pekanbaru maka ke depannya pihaknya akan menerapkan sistem sanitary landfill pada Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Muara Fajar ini agar efektif dan efisien.

Baca: PPKM di Pekanbaru, DPRD Kota Pekanbaru Minta Warga Patuhi Aturan

"Sistem metode Sanitary Landfill merupakan sistem pengelolaan atau pemusnahan sampah dengan cara membuang dan menumpuk sampah di lokasi cekung, memadatkannya, dan kemudian menimbunnya dengan tanah," Jelas Hendra.

Ditambah Hendra, progres Sanitary Landfill di TPA untuk menjemput Piala Adipura untuk Kota Pekanbaru.

Hendra berharap dengan dukungan semua pihak permasalahan sampah di kota Pekanbaru bisa diatasi di masa transisi ini. " Kita sangat berharap dengan dukungan semua pihak agar permasalahan sampah bisa kita atasi dimasa transisi ini. Kemudian dengan lancarnya bongkar di TPA ini mempercepat "ritase" pengangkutan sampah di Kota Pekanbaru ini," ujar nya.

Kemudian, untuk pengangkutan sampah tetap dibagi menjadi tiga zona, wilayah pelayanan Zona I dilakukan oleh PT. GTJ. Dengan masa kontrak terhitung dari 18 Maret hingga 23 Desember 2021. Dengan jumlah armada, becak motor 8 unit, pick up 9 unit, dump truck 40 unit, dump truck besar 2 unit, becholoader 1 unit, dengan jumlah SDM sebanyak 200 orang. Potensi pengangkutan sampah ke TPA 355,29 ton per hari. Wilayah Zona I terdiri dari Kecamatan Bina Widya, Kecamatan Tuah Madani, Kecamatan Payung Sekaki dan Kecamatan Marpoyan Damai.

Untuk pelayanan di wilayah Zona 2 dilakukan oleh PT. SHI. Masa kontrak terhitung dari 18 Maret hingga 23 Desember 2021. Dengan jumlah armada, becak motor 7 unit, pick up 8 unit, dump truck 34 unit, dump truck besar 2 unit, becholoader 1 unit, dengan jumlah SDM sebanyak 150 orang. Potensi pengangkutan sampah ke TPA 314,03 ton per hari. Wilayah zona 2 yaitu Kecamatan Bukit Raya, Kecamatan Lima Puluh, Sail, Pekanbaru Kota, Tenayan Raya, Kulim, Sukajadi, dan Kecamatan Senapelan.

Baca: Komisi II DPRD Pekanbaru Harapkan Dirut PDAM Tirta Siak Baru, Bisa Bawa Perubahan

Sementara untuk wilayah pelayanan Zona 3 dilakukan swakelola oleh Bidang Pengelolaan Sampah DLHK. Dengan jumlah armada, pick up 4 unit, dump truck 18 unit, SDM 90 orang. Wilayah di Kecamatan Rumbai, Kecamatan Rumbai Barat dan Kecamatan Rumbai Timur.

Menurut data, 40 persen diantaranya pengelolaan sampah yang dilakukan secara mandiri oleh kelompok oknum masyarakat di buang ke TPS liar.

Dan 30 persen lagi pengelolaan sampah di pemukiman masyarakat dibuang ke TPS/ Trans Depo. Sedangkan 30 persen lagi sampah di pemukiman penduduk di kelola secara resmi oleh DLHK bersama PT. Godang Tua Jaya (PT. GTJ) dan PT.Samhana Indah (SHI).

Melihat data yang menunjukkan 40 persen pengelolaan sampah yang dilakukan secara mandiri oleh kelompok oknum masyarakat di buang ke TPS liar (pelanggaran). Maka diperlukan kerjasama semua pihak melalui kesadaran bersama tentang menjaga lingkungan yang bersih, yaitu tidak hanya memperhatikan dan mempertahankan kebersihan rumah/toko/kantor masing-masing, tapi juga lingkungan umum dengan tidak membuang sampah di TPS liar/tepi jalan/semak-semak. ***

Terkait
Sekdaprov dan Ketua DPRD Pekanbaru Hadiri Daurah Marhalah (DM) III KAMMI Riau
Sekdaprov dan Ketua DPRD Pekanbaru Hadiri Daurah Marhalah (DM) III KAMMI Riau
Komisi II DPRD Pekanbaru Temukan Ribuan Botol Miras Ked
Fathullah Minta Pertamina Cabut Izin SPBU Nakal di Peka
Melihat Pasar Tangor Semakin Padat, Anggota DPRD Minta
Lainnya
Komisi Kesehatan DPR Minta Perbaikan soal Karantina WNI dari Luar Negeri
Komisi Kesehatan DPR Minta Perbaikan soal Karantina WNI dari Luar Negeri
Toironi Bahagia Rumahnya Direhab oleh Kodim 0301 Pekanb
Peringati Hari Santri Nasional ke V, Bupati Pasaman H.
Mantapkan Kesiapan, Polres Kota Bukittinggi Menggelar L
Budaya
Museum Batam Raja Ali Haji Distandarisasi, Kemendikbud: Jangan Asal Taruh Barang Saja
Museum Batam Raja Ali Haji Distandarisasi, Kemendikbud: Jangan Asal Taruh Barang Saja
Gubernur Sumsel Optimis Kain Khas Sumsel Tembus Pasar N
Aksi Tari Losung Desa Ranah Sungkai Kampar Pukau Pengun
Global
Usai Mundur, Raja Malaysia Kembali Menunjuk Muhyiddin Yasin Sebagai Perdana Menteri Sementara
Usai Mundur, Raja Malaysia Kembali Menunjuk Muhyiddin Yasin Sebagai Perdana Menteri Sementara
Usai Rebut Ibukota, Taliban Segera Umumkan Negara Islam
GKSB DPR Kutuk Serangan Israel ke Masjid Al Aqsa, Minta
Ottech
Wali Kota Batam Sambut Menkominfo Tinjau Proyek Pembangunan Data Center
Wali Kota Batam Sambut Menkominfo Tinjau Proyek Pembangunan Data Center
Awas.. Ada Judi Berbungkus Game Anak-Anak di iOS
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Meng
Daerah
Warga Puji Gubri Cepat Tanggap Jenguk Nenek Nurliah Warga Pekanbaru
Warga Puji Gubri Cepat Tanggap Jenguk Nenek Nurliah Warga Pekanbaru
RSUD Terbengkalai, DPRD Rohul Bakal Panggil Diskes dan
Gedung RSUD Rohul Terbangkalai,  Hasil Audit Tidak Jel
Hukum
PT Padasa Klarifikasi Soal  Pengosongan Fasilitas Rumah Eks Karyawan
PT Padasa Klarifikasi Soal  Pengosongan Fasilitas Rumah Eks Karyawan
Usai Difasilitasi Syahrul Aidi, Kasus Lahan di Rohil in
MS Law Firm Menangkan Sri Devi Yani Dengan Putusan Onsl
Nasional
DPP PKS Apresiasi Sikap Gubernur & Wagub Sumbar Terkait Mobil Dinas Untuk Penanganan Covid-19
DPP PKS Apresiasi Sikap Gubernur & Wagub Sumbar Terkait Mobil Dinas Untuk Penanganan Covid-19
76 Tahun Indonesia Merdeka, Banyak Daerah Yang Belum Me
Menteri Perdagangan: Kalau Tak Mau Vaksin ke Pasar Saja
Pendidikan
Ketua SPS Riau Puji Pesantren An Nizham Yang Ingin Ciptakan Generasi Penulis Agamis
Ketua SPS Riau Puji Pesantren An Nizham Yang Ingin Ciptakan Generasi Penulis Agamis
Erliani Istifarin Terpilih Sebagai Perempuan Pertama Da
SPS Riau Semangati Redaksi Majalah Aklamasi UIR Kembang