Inflasi Kota Pekanbaru Terus Melandai, Sejumlah Langkah Strategis Pemko Lakukan Terbukti Berhasil

Mawardi Tombang
Selasa, 21 Februari 2023 16:04:36
Pj. Wako Pekanbaru Muflihun SSTP saat meninjau stok beras

PEKANBARU - Inflasi Kota Pekanbaru di bulan Januari tahun 2023 mulai melandai. Ada penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2022 lalu yang mencapai 7.4 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis angka inflasi pada bulan Januari 2023 yang tercatat Inflasi Kota Pekanbaru Month to Month (MtM) 0,63% dan Mont to Date (MtD) 0,63% dan Year on Year (YoY) 6,95%.

"Ini adalah keadaan inflasi pada bulan Januari 2023, kalau ini merupakan hasil pengawalan team pengendali inflasi daerah (TPID) maka dapat dikatakan bahwa inilah prestasi atau buah dari kerja TPID Kota Pekanbaru," ujar Kepala BPS Kota Pekanbaru Khairunas Latief, Senin (20/2/2023).

Ia mengatakan jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya Desember 2022 inflasi 0,92% dan bulan yang sama tahun sebelumnya Januari 2022 inflasi 0,71% maka dapat dikatakan bahwa kerja TPID Kota Pekanbaru pada bulan Januari berhasil, Inflasi Januari 2023 sedikit dapat dikendalikan.

"Inilah buah kerja TPID Kota Pekanbaru pada Bulan Januari 2023," ucapnya.

Sekda Pekanbaru beserta tim saat zoom meeting dengan Mendagri

Beralih kepada Inflasi Year on Year (YoY), inflasi YoY (Desember 2021 terhadap Desember 2022) Kota Pekanbaru pada tahun 2022 yang lalu mencapai 7,04%, kemudian sedikit menurun menjadi 6,95% pada YoY Januari 2023.

"Pergerakan angka dari angka 7,04% menjadi 6,95% cukup membuat banyak orang panik, Kota Pekanbaru masih di urutan ke2 dari Kota Inflasi yang ada di Provinsi Riau. Tak cukup hanya TPID, Bapak Pj. Walikota Pekanbaru pun ikut memelototi angka inflasi YoY yang masih bertengger di angka 6,95%," ucapnya.

Bahkan Pj Walikota juga menginstruksikan untuk membuat langkah-langkah strategis untuk dapat menekan laju inflasi di bulan-bulan ke depan.

"Inflasi YoY yang cukup tinggi ini adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari, karena ini merupakan tumpangan dari beberapa kejadian pada tahun 2022 yang lalu. Tumpangan tersebut berupa kejadian-kejadian ekstrim yang terjadi di Bulan April, Juni, September, dan Desember pada tahun lalu," ungkapnya.

Selama bulan-bulan ekstrim itu belum dilalui maka inflasi YoY untuk Kota Pekanbaru akan tetap tinggi, artinya YoY masih mengandung bulan-bulan ekstream tersebut.

Plt Kepala Diskominfotiksan mengikuti rapat pengawasan inflasi Kota Pekanbar

Sebelum muncul istilah YoY, orang menggunakan kata untuk inflasi setahun itu adalah komulatif inflasi. Jadi indeks inflasi Januari 2023 terhadap indeks inflasi Januari 2022 itu adalah penjumlahan inflasi setiap bulannya selama satu tahun, inflasi Februari 2022 ditambah inflasi Maret 2022 dan seterusnya sampai Januari 2023, diperoleh angka 6,95 (bila dijumlahkan inflasi Pebrua2022 ke inflasi Januari 2023 ≠6,95, karena faktor pembulatan).

"Betapa besarnya pengaruh tumpangan pada peristiwa tahun 2022 terhadap angka inflasi yoy. Untuk kita dapat melihat betapa besarnya pengaruh tumpangan itu. Penulis memncoba membuat simulasi terhadap inflasi Bulan Februari 2023," ucapnya.

Seandainya saja tidak terjadi perubahan harga di Bulan Februari 2023, artinya tidak terjadi kenaikan indeks harga di Bulan Februari 2023 terhadap Bulan Januari 2023, inflasi 0,00%, apa yang terjadi pada inflasi YoY pada Bulan Februari 2023? Inflasi YoY tetap tinggi, inflasi YoY pada Pebruari 2023 akan berada pada angka 6,45%. Masih tetap tinggi.

"Mudah-mudahan tidak ada peristiwa extreme di tahun 2023 ini sehingga inflasi YoY Kota Pekanbaru akan terus melandai seperti yang sudah mulai terjadi di Bulan Januari 2023 ini," ungkapnya.

Pemko Lakukan Langkah Strategis

Pemerintah Kota Pekanbaru telah melakukan berbagai langkah strategis untuk menekan inflasi. Langkah-langkah yang dilakukan terbukti efektif menurunkan angka Inflasi yang sempat berada di angka 7.4 persen di tahun 2022 lalu.

Upaya yang akan dilakukan diantaranya, mengadakan pasar murah, pencanangan gerakan menanam cabai di pekarangan rumah. Kemudian, juga melakukan Sidak ke pasar distributor dan Bulog serta memberdayakan perusahan daerah PT Sarana Pangan Madani untuk bekerja sama antara daerah dalam rangka mendapatkan komoditas yang bisa mempengaruhi kenaikan inflasi.

"Kita telah meluncurkan meluncurkan Gerakan Tanam (Gertam) cabai dan bawang merah di Lokasi Cadangan Pangan Terintegrasi (siCANTIG), Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat pada Sabtu (15/10/2022). Peluncuran gerakan tanam cabai dan bawang merah ini guna menekan inflasi," ujar Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun.

Muflihun menyampaikan gerakan tanam Cabai dan Bawang Merah ini diamanahkan oleh pemerintah pusat. Hal ini dikarenakan terjadi kegoncangan ekonomi.

Zoom meeting dengan Mendagri

Ia mengatakan untuk hari ini Pekanbaru masih mendatangkan cabai dari provinsi tetangga. Sementara, kecamatan pinggiran masih banyak lahan kosong.

Lahan kosong itu harus dimanfaatkan untuk menanam kebutuhan sayuran yang setiap hari dibutuhkan. Pemko Pekanbaru juga sudah membuat surat edaran yang meminta seluruh ASN dan masyarakat untuk menanam cabai dan bawang merah di halaman rumah.

"Upaya ini saya harap dapat membantu Pekanbaru keluar dari inflasi. Saya juga sudah berbincang dengan pimpinan Bank Indonesia. Mereka siap membantu bibit cabai dan bawang merah," kata Muflihun.

Untuk itu para camat diminta mendata lahan kosong yang ada di wilayahnya. Lahan kosong itu bisa dimanfaatkan untuk menanam cabai dan bawang merah.

"Kita punya Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), petani milenial, dan penyuluh pertanian. Sehingga, pertanian lebih mudah dilakukan," ujar Muflihun.

Disampaikan Muflihun, dalam menekan inflasi, Pemko dan DPRD ikut mengawal agar tidak tinggi. "Di samping itu, Pemko juga sudah membentuk Satgas untuk mengawasi harga di pasaran. Harga beras juga dicek di Bulog," pungkasnya.

Pasar Murah

Pemerintah Kota Pekanbaru telah menggelar beberapa kali pasar murah di sejumlah OPD. Mulai dari Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan), kemudian di Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Pekanbaru.

Untuk di Distankan Kota Pekanbaru, kegiatan pasar murah digelar Rabu (9/11/2022) lalu. Kegiatan ini disambut antusias warga Kota Pekanbaru.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pekanbaru Raja Rilla Muflihun yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan kegiatan pasar murah ini sebagai salah satu upaya pemerintah dalam penurunan inflasi di Kota Pekanbaru.

Ia berharap dengan dengan kegiatan ini, inflasi di Kota Pekanbaru bisa terus menurun. Dan semoga bantuan yang diberikan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

"Untuk pasar murah ini tak hanya selesai sampai di sini ya. Kita berencana untuk menggelar pasar murah lagi di tempat lain. Insya Allah akan merata," ucapnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Pekanbaru Firdaus mengatakan ada 1.000 paket sembako yang disiapkan.

"Paket ini kita berikan untuk warga sekitar, pedagang pasar dan juga petani. Jadi memang sudah kita data melalui camat dan lurah sehingga benar-benar tepat sasaran," ujar Firdaus.

Ia mengatakan untuk paket sembako ini berisi beras 5 kilogram, minyak 1 liter dan juga gula 1 kilogram. "Alhamdulillah kita melihat antusias masyarakat sangat bagus ya, ini saya lihat banyak yang mengantre. Semoga ini membawa manfaat bagi kita semua," harapnya.

Selanjutnya untuk di Disketapang Kota Pekanbaru, belum lama ini kegiatan pasar murah juga digelar tepatnya Kamis (2/2/2023) lalu.

"Kegiatan ini kita gelar dalam rangka membantu menekan inflasi di Kota Pekanbaru yang memang cukup tinggi," ujar Kepala Disketapang Kota Pekanbaru El Syabrina.

Namun meski inflasi Pekanbaru hari ini turun, pihaknya tetap berupaya untuk terus menekannya. Salah satunya dengan melakukan Gerakan Pangan Murah.

"Untuk kegiatan ini kita berkolaborasi dengan beberapa distributor. Jadikan bisa dapat harga lumayan murah dari harga pasar. Misalnya minyak makan biasanyakan harganya Rp14 ribu seliter, kita nanti bisa Rp13 ribuan, kemudian telur juga bisa lebih murah dari yang di pasar. Kemudian juga besok kita ada daging beku, beras dan lain sebagainya," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga mengundang dan memfasilitasi para petani dan juga kelompok tani untuk menggelar hasil produknya pada kegiatan tersebut. Pihaknya juga akan membantu transportnya dari kebun petani ke lokasi Gerakan Pangan Murah.

Berikan subsidi angkutan

Pengusaha angkutan barang yang mengangkut kebutuhan pokok bakal mendapat subsidi transportasi berupa uang tunai. Subsidi diberikan agar dapat membantu kelancaran pasokan kebutuhan bahan pokok dari daerah penghasil ke Kota Pekanbaru.

Sekda Kota Pekanbaru Indra Pomi mengatakan, subsidi transpor ini merupakan program jangka pendek pemerintah kota dalam upaya mengendalikan inflasi akibat harga kebutuhan pokok yang tinggi.

Untuk anggaran subsidi transpor ini, dijelaskan Indra Pomi diambil dari anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT) tahun 2023 sebesar Rp19 miliar. Dirinya belum bisa memastikan berapa besaran subsidi yang bakal diberikan.

Saat ini disampaikan Indra Pomi, Pemko Pekanbaru masih menyiapkan data calon penerima bantuan subsidi transportasi angkutan barang. Mereka yang nantinya mendapatkan subsidi adalah pengusaha atau pemilik angkutan yang mengangkut kebutuhan pokok dari daerah penghasil ke Kota Pekanbaru.

Subsidi ini diberikan kepada pengusaha angkutan guna menekan biaya angkut dalam upaya pengendalian inflasi daerah akibat tingginya sejumlah harga kebutuhan pokok.

"Sedang ngumpulin data, menyiapkan data orang-orangnya (penerima subi) siapa," ujar Indra Pomi Nasution.

Menurutnya, pemerintah kota juga masih menyiapkan skema penyaluran subsidi. Mereka menyiapkan skema agar subsidi bantuan transportasi tepat sasaran.

Pemilik angkutan yang mendapat subsidi nantinya, mesti mengangkut kebutuhan pokok ke Kota Pekanbaru. Langkah ini sebagai bentuk intervensi untuk memenuhi ketersediaan dan menekan harga bahan pokok.

"Nanti bahan pokoknya tidak dikirim ke Pekanbaru, kan percuma saja kita intervensi," pungkasnya. (Adv Pemko Pekanbaru)

Lainnya
Pasca Lebaran Harga Bahan Pokok Naik, DPRD Pekanbaru Panggil Disperindag
Pasca Lebaran Harga Bahan Pokok Naik, DPRD Pekanbaru Panggil Disperindag
Kampar Jadi Pilot Project Digitalisasi Daerah Oleh Bank
BNN Kalbar Amankan 100 Kg Sabu asal Malaysia
NASA Berencana Terbangkan Astronot ke Bulan
Leisure
Desa Koto Masjid Kampar Raih Terbaik II Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 Kategori Souvenir
Desa Koto Masjid Kampar Raih Terbaik II Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 Kategori Souvenir
Pemprov Riau Gelar Lomba Desa Wisata, Berikut Desa Peme
Sukses di Butik dan Make Up, Fifi dan Budhitama Rambah
Olahraga
Daprianto Terpilih Aklamasi Pimpin PBSI Kampar, Harapkan Dukungan Semua Pihak
Daprianto Terpilih Aklamasi Pimpin PBSI Kampar, Harapkan Dukungan Semua Pihak
Wabup Husni Merza Lepas 64 Peserta Tour de Siak
PMRJ Gelar Liga Domino dan Badminton untuk Warga Riau d
Kriminal
Di Bagansiapiapi Rohil Judi Semakin Menjamur,  APH Tutup Mata
Di Bagansiapiapi Rohil Judi Semakin Menjamur,  APH Tutup Mata
Pelaku Pembunuhan di Desa Rimbo Panjang Diringkus Satre
Polisi Pekanbaru Waspadai Peningkatan Kriminalitas Jela
Global
Perkuat Penempatan Kerja PMI, Kepala BP2MI Temui HRD Korea
Perkuat Penempatan Kerja PMI, Kepala BP2MI Temui HRD Korea
Kunker ke Taiwan, Kepala BP2MI Bertemu 8 Pekerja Migran
Sosek Malindo Kembali Diaktifkan, Kedua Negara Berkomit
Nasional
Hampir 8 Jam Mati Lampu di Sebagian Sumatera, PLN Ungkap Penyebabnya
Hampir 8 Jam Mati Lampu di Sebagian Sumatera, PLN Ungkap Penyebabnya
Sambil Makan Siang, Syahrul Aidi Sampaikan Sejumlah Asp
Wakil Bendahara Bappilu Hanura Meninggal, OSO: Kami San
Hukum
Oknum Anggota Ditangkap, KAMMI Palas Minta Kapolres Padang Lawas Bersih-Bersih Sampah Internal
Oknum Anggota Ditangkap, KAMMI Palas Minta Kapolres Padang Lawas Bersih-Bersih Sampah Internal
Stafsus Menkumham Kunjungi Lapas Kelas II A Bagansiapia
Buntut Kasus Sambo, Hendra Kurniawan Divonis 3 Tahun Pe
Pariwara
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak Daerah
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak Daerah
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Jawaban Pemerintah terha